Solusi untuk gelembung permukaan tinta layar sutra akrilik

- Oct 21, 2019-

Produk akrilik terkadang muncul gelembung pada tinta setelah sablon. Alasan utama untuk menghasilkan gelembung adalah sebagai berikut: 1 Permukaan produk akrilik melekat dengan debu dan noda minyak. 2 Tinta itu sendiri memiliki gelembung atau viskositas yang tidak merata selama pencetakan layar. 3 Kecepatan pencetakan layar terlalu cepat atau kecepatan pencetakan tidak seragam.

Faktor intrinsik dari pembentukan gelembung adalah karena viskositas tinta yang tinggi, tegangan permukaan tinta besar, dan minyak gas dalam tinta sulit untuk lepas dari film tinta dan tetap berada di lapisan tinta. Jika viskositas tinta rendah dan tegangan permukaan tinta kecil, gelembung akan hilang dengan sendirinya, dan dengan demikian tidak akan ada fenomena gelembung tinta yang dicetak.

Langkah-langkah berikut umumnya dapat diambil untuk mencegah lapisan tinta menghasilkan gelembung: 1 Gunakan pelarut hidrofobik sebanyak mungkin. 2 Ketika tinta itu sendiri menghasilkan gelembung, sejumlah zat anti-busa yang sesuai dapat ditambahkan ke tinta. Jika tinta memiliki fluiditas yang buruk, ketika pelat sablon diangkat, aliran tinta relatif kecil, dan tanda layar tidak dapat diisi rata, sehingga lapisan tinta dengan permukaan yang halus tidak diperoleh.

Untuk mencegah terjadinya tanda layar setelah pencetakan, metode berikut dapat digunakan: 1 Mencetak dengan tinta yang lebih cair. 2 Dapat dibayangkan untuk menggunakan pencetakan tinta dengan kecepatan pengeringan yang lambat untuk meningkatkan waktu aliran tinta sehingga tinta semakin sembuh. 3 Gunakan kawat berdiameter tunggal dengan diameter kawat tipis saat membuat piring.